Setelah ganti baju aku keluar kamar.Tampak mbak Intan melihat-lihat isi kulkas.“Waduh, wan, bisa minta tolong bantu mbak?”, tanyanya.“Apa mbak?”“Mbak mau belanja, bisa bantu mbak belanja? Bokep Colmek Aku lalu menurunkan terus hingga ke bawah.Ha? Mbak Intan meremas rambutku, menjambakku.Ia menggelinjang. Ia memejamkan mata, tampak ia menikmatinya.“Aku keluar wan” Ia bangkit lalu menurunkan CD-ku. Mbak Intan coba melepas pelukanku. Saya baru sadar saat saya menelpon ponsel-nya serta dia mengangkatnya. “Nggak miliki mbak” “Koq dapat tidak miliki, memang tidak ada yang tertarik ama anda? Saya juga mematikan tv serta menuju kamarku.Sayup-sayup aku terdengar suara isak tangis di kamar mbak Intan.




















