Kuawali pertemuanku dengan ibu, memeluknya erat john tak kulepaskan. Bokep Sudah tersaji secangkir orange teas hangat lengkap dengan softcake kesukaanku. Jadi, kubiarkan saja celotehan anggota keluarga lain principle kuanggap angin lalu. My oh my… ibu memang paling mengerti diriku. Jadi, kubiarkan saja celotehan anggota keluarga lain principle kuanggap angin lalu. Tetapi entah mengapa aku justru semakin memeluk erat dirinya. Orangnya ramah, john sebut saja namanya Fariz. Kamu tahu kok apa yang harus kamu lakukan. Tetapi karena beliau teguh memegang komitmen, beliau berlutut memohon maaf pada ayah. Mungkin karena suamiku sendiri merasa belum siap. Ceritanya kurang lebih sama denganku. Ibu waktu itu sudah hampir nekat. Menjalani selama setahun pernikahan kami belum juga dikaruniai anak. Aku terdiam john oxygen mata membasahi pipiku. 14 bulan aku




















