Setelah mandi kutemani Santi yang lagi duduk di karpet sambil nonton TV, sedangkan aku duduk di sofa.“Santi.. saya mau cobain kehangatan cairan Bapak, dan saya kan siap jadi ibu ke dua.”
“Crroott.. Javsubindo jangan nangis terus.. sshh.. Karena rasa kasihanku kurangkul tubuh Nur.“Sudah, Nur.. Nur mulai bergelinjang, dia membalas dengan agresif leher dan pipiku diciuminya. pusingnya aku!,,,,,,,,,,,,,,,,,,,, Karena rajinnya kerja kedua pembantuku itu, maka Santi kuijinkan untuk meneruskan sekolah atas tanggunganku. ahh.. saya malu Pak, tapi bolehlah.”Akhirnya aku duduk di meja makan sementara Nur menceritakan sejarah hidupnya sambil terus bekerja mempersiapkan makan siang untukku.Akhirnya aku baru tahu kalau Nur itu menikah di usia 15 tahun dan setahun kemudian dia melahirkan Santi dan dia bercerai 2 tahun yang lalu karena suaminya yang suka mabuk, judi,




















