Dodi membopongku ke kamar mandi dan menceboki vaginaku, lalu dia mencuci penisnya. Film Porno Cepatlah!” kataku tak sadar. Aku mengatakan, kemana aku harus menggugurkan kandunganku? Sebelah tangannya sudah menelusup mengelus vaginaku dan satu jarinya sudah memasuki lubang vaginaku.“Dodi… Kamu ini…” Saat itu mulutnya yang berada di tetekku, sudah berpindah ke mulutku dan Dodi mempermainkan lidahnya dalam mulutku. Kata nafsu lagi membuatku menyesal, karena memang itu yang kutakutkan, aku takut bernafsu lagi. Ketika kujamah penisnya, aku yakin, penis itu sudah separoh menembus duburku. Aku sudah tak mampu menahan nikmatku. Dodi hanya tersenyum dan mengecup bibirku dengan lembut dan penuh kasih sayang.***Setelah kejadian itu, aku melihat Dodi semakin bersemangat hidupnya. Mama sudah basah lagi,” kataku.“Mama raihlah dan dan mama masukkan sendiri,” katanya lagi seperti mengejekku.




















