Suatu saat, ketika aku mau ke pasar dengan menyetir mobilku, Pak Oding mencuri pandang ke arah dadaku, yang saat itu agak rendah belahannya. Lalu kusapa dia, “Oooo, Pak Oding belum tidur ya?”
“Belum, Bu… Acaranya bagus, nih,” katanya lagi, sambil tiduran di lantai. Jav indo sub Kami dulunya kuliah bersama-sama. Beberapa waktu kemudian, kurebahkan kepalaku di bahunya yang bidang. Buah dadaku pun tidak luput dari jamahan tangan kasarnya. Dengan sukarela, malam itu aku disenggamai oleh Oding. Nggak lah, Pak… Kan ada Bapak…. Aku tahu ia sudah lama berminat pada diriku. Aku menjadi pusing dan mencoba keluar kamar untuk minum, dengan harapan akan dapat menurunkan gairahku.




















