Memijat pantatnya yg padat berisi.“Kok nggak kerasa yah, digigit aja deh!” pintanya.“Digigit?” tanyaku spontan.“Iya digigit, tp jangan keras-keras!” jelasnya.Untuk sejenak aku terdiam. Bokep Nggak apa-apa deh, besok gua minta keringanan aja dari kampus” ujarku dgn nada lemas.“Elu sendiri, dari mana.? Setelah tetes terakhir kusiram k0ntol dan lubang WC dgn air.Saat aku balikkan badan, kulihat Mas Tono sudah barada tepat di depan pintu. Lalu kulahap masuk ke dalam mulutku. Langsung kutarik naik CD dan celanaku cepat lalu beranjak pergi.Aku baru sampai di depan pintu kamarku ketika kurasa tangan itu menahanku dari belakang. Aku ingin membuka mataku.Sedikit demi sedikit mataku terbuka. lega sekali, seperti melepaskan beban. k0ntolku.“Badan kamu bagus, udah besar mau jadi apa? Sudah, kita berhenti saja, saya menyerah!” seruku memelas sambil berusaha menutupi










