Tapi, di depan kamar Tomo aku berhenti.Pintunya terbuka sedikit. Hari itu, aku mulai merasa bosan di rumah dan Tomo belum pulang dari kantor. Bokep pilihanku memang selalu tepat”, gumamnya.Aku memilih untuk diam. Temannya yang ikut bersamanya pun ikut memperhatikan diriku.“Ada apa Torian? Aku..melakukan kesalahan apa?”Tanpa banyak bicara, Tomo menggeretku ke tempat tidur, mencopot dasinya dan menggunakannya untuk mengikat kedua tanganku dengan kencang. Diam-diam, aku kagum dengan penampilan Tomo dan Tomi yang sangat menarik.Berada di tengah-tengah mereka saja sudah sangat membuatku special.




















