Kemudian terdengar desir shower yang membasahi tubuh Dimas. Dimas memeluk tubuh istrinya dari belakang sambil menempelkan kemaluannya di punggung istrinya. Javsubindo Laras terisak-isak, tidak menyangka akan segini sakit padahal vaginanya sudah banjir dari tadi. Enak ngga?”
Laras nggak bisa berkata apa-apa lagi. Laras memeluk suaminya dengan erat. Laras mati-matian mempertahankan “benteng terakhirnya” itu. Dimas menyuruh Laras mengenakan tank top untuk olahraga yang memperlihatkan bagian perut yang masih rata dipadu dengan celana dalam yang serasi warnanya, sementara Dimas sendiri mengenakan celana dalam saja. “Ngga lagi Pa, ayo terus Pa! Pada hari yang telah ditentukan, mereka melangsungkan akad nikah. Enak, tusuk terus Pa!” Laras menjawab sambil komat-kamit nggak jelas.




















