Dia tidak menjawab. Bokeb aku lihat sudah jam 22:30, malam-malam begini pikiranku jadi membayangkan hal-hal menakutkan. Mula-mula terasa aneh, tapi makin lama aku merasakan fantasi lain. Keberingasanku makin menjadi. Mau ikutan liat-liat?” tiba-tiba keberanianku muncul. Tapi ah tidak perduli aku mengangkat berdiri tubuhnya, lalu aku duduk di kursi, kutarik badannya dan dia duduk di pangkuanku. “Ha.. Pelukanku dari belakang tubuhnya membuat dia tertindih di meja. Aku dorong tubuhnya sehingga posisi badannya membungkuk pada meja komputer. Sementara tangan kiriku meremas buah dada kirinya. iseng-iseng aja buka-buka internet, capek sih ngetik serius terus dari tadi.” “Eh..




















